Halorarah

Lifestyle, Jalan Jalan, Kuliner, Staycation, Review

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Travel

Fashion

Contact

 

Pantai Melayu yang berada di pulau rempang setelah jembatan 4 barelang ini, tak pernah sepi pengunjung saat weekend, karena pantai ini dikelola cukup baik oleh warga, dan fasilitas yang disediakan pun sangat memadai, mulai dari musholla, kamar mandi, gazebo, kantin, bahkan wahana permainan laut seperti banana boat dan boat untuk tour kepulau pulau terdekat.

Pantai Melayu Barelang


Setiap weekend pula, tak jarang pengunjung dari berbagai komunitas mengadakan gathering diarea pantai, mereka mengadakan lomba, bernyanyi bahkan melakukan barberque yang menambah piknik menjadi lebih seru.

Untuk menuju pantai melayu ini, disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, karena jalan trans barelang hanya memiliki bus trans batam yang lewat hanya sesekali. Perjalanan ditempuh bisa sekitar 40 menit dengan kecepatan 80-100km/jam.

Masuk ke pantai melayu, dikenakan harga sebesar Rp 10.000 per orang, dan untuk penyewaan gazebo tergantung besar kecilnya, namun rata rata bisa dipatok dengan harga mulai dari  Rp 150.000-Rp 300.000. Namun jika ingin gratis, pengunjung bisa duduk dipasir dengan beralaskan tikar yang dibawa dari rumah.

Salah satu gazebo yang disewakan


Air di pantai melayu cukup bersih, sehingga moment ini selalu dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berenang, dan untuk berbilas dengan air bersih, pengunjung biasanya membayar sebesar Rp 3.000 per orang. Selain dimanfaatkan untuk berenang, Pantai melayu biasanya di manfaatkan pengunjung untuk menunggu moment sunsetnya, karena jika cuaca nya bagus, sunset disini begitu indah.

Pengunjung Sedang Berenang di Pantai Melayu



Sunset dari Pantai Melayu Barelang


Untuk kantin juga banyak tersedia dikawasan pantai dengan harga yang masih terjangkau. Sehingga pengunjung tak perlu takut dengan kebiasaan para pedagang nakal yang semaunya memberikan harga saat berada dalam kawasan wisata tersebut.

Nasi Goreng di Kantin Pantai Melayu Rp 15.000


Nah buat kalian yang mau ke Batam, pantai melayu bisa jadi pilihan untuk berpiknik. Selamat berlibur dan tetap jaga kebersihan :)

Pantai Melayu

Jalan Trans Barelang Jembatan 4

Pulau Rempang

 

Hari minggu yang cerah, membuat Aku dan teman temanku merencanakan pergi ke Pulau Mubut yang terletak di jembatan 4 Barelang, maklum kami sudah lama juga tak kesini.

pulau Mubut

Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 1 jam menggunakan mobil dari simpang Tembesi Batuaji.  Kira kira 25 menit setelah melewati jembatan 4  Barelang, kami  masuk ke Desa Sembulang untuk menuju pelabuhan, perjalanan dari Desa Sembulang menuju pelabuhan juga cukup jauh ya, sekitar 25 menit juga, namun jangan khawatir, pemandangan disini cukup indah, sehingga tak terasa kita sudah melewati perjalanan yang cukup jauh. 


Sampai di ujung Desa Sembulang, maka kita akan melihat beberapa area parkiran, dimana tempat kita menitipkan kendaraan baik roda 4 maupun roda 2, biaya parkir sekitar Rp 5.000-10.000. Kemudian kita melanjutkan menaiki kapal pancung untuk menuju Pulau Mubut dengan lama tempuh sekitar 8 menit saja dengan biaya per orang Rp 50.000/ pp.

  

Tiba di Pulau Mubut kita akan disambut hamparan pasir putih dan biru nya laut. Pulau Mubut juga semakin tertata dilihat dari adanya beberapa gazebo, musholla, toilet dan juga beberapa kamar dan rumah untuk pengunjung yang akan menginap di Pulau. Saya sempat bertanya kepada pengelola, biaya sewa rumah panggung permalam sekitar Rp 350.000. Untuk warung juga sudah tersedia di Pulau Mubut, sehingga mau bawa bekal makanan atau tidak pengunjung takkan merasa kelaparan disini. 

 

Warung di Pulau Mubut

Suasana Pulau Mubut sangat asik dan menyenangkan, tak salah jika para pengunjung memanfaatkan lokasi ini untuk melakukan berbagai aktifitas seperti mandi, bermain volly, main gitar, santai santai di ayunan. Apalagi anak anak, sepertinya mereka tak akan melewati untuk berenang di tepi pantai Pulau Mubut karena airnya bersih.

Aku dan teman2ku memilih untuk piknik dan bersantai dengan menyewa rumah kayu seharian 150ribu , sembari menikmati makan siang yang kami bawa dari rumah. Sesekali kami pun ke bibir pantai untuk sekedar berfoto dan bermain air. Pengen banget ikutan mandi, namun Aku tak membawa pakaian ganti, alhasil Aku hanya melihat pengunjung dengan segala aktifitasnya. Oh iya di Pulau Mubut kalo mau sewa tikar ada dengan harga Rp 20.000 seharian. 


rumah perhari IDR 150.000

Hari menjelang sore, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Batam, agar kami tidak kemalaman di jalan.  Nah buat kalian yang pengen piknik bersama keluarga dan teman teman sekantor, Pulau Mubut bisa jadi pilihannya :) 

 Oh ya untuk transportasi umum dari Batam menuju Desa Sembulang sudah ada DAMRI ya, hanya saja jeda waktu perjalanan mereka sekitar 3 jam sekali, dan itupun hanya sampai sore saja, jadi saran saya jika ingin perjalanannya santai, sebaiknya membawa kendaraan sendiri.

  

Pulau Mubut Barelang Batam

Pulau Mubut

Desa Sembulang

Hape :

Pak Adi : 0812 6152 0625

Pak Rusli : 0823 8481 0527

 

 

Batam dikelilingi oleh laut, tak heran jika batam termasuk kota yang memiliki banyak pantai. Kemana saja pergi, kita bisa melihat diujung jalannya adalah laut.

Kali ini saya ingin membahas salah satu pantai yang ada di pulau galang. Nama Pantainya Pasir Putih Mirota. 

Pantai Mirota

Akses paling cepat menuju pantai pastinya menggunakan kendaraan pribadi, karena arah trans barelang masih bisa dibilang hanya ada damri, itu pun ntah beberapa jam sekali lewatnya, belum lagi dari permukaan pintu gerbang pantai, kita harus berjalan kaki sekitar 2km lagi. alamak kaki bakalan pegal dan mood berwisata akan hilang duluan.

Dari pertigaan lampu merah tembesi batu aji, perjalanan menuju pantai mirota bisa ditempuh sekitar  45 menit dengan kecepatan 80km/ jam. Namun jangan khawatir memikirkan lamanya perjalanan ini, karena kita akan melewati jalanan yang mulus, dan pemandangan yang cukup indah.

Pantai mirota sendiri berada di sebelah kanan jalan, setelah melewati jembatan 5 barelang. Tamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 15.000 untuk masuk kedalam kawasan pantai.

Plang Pantai Mirota

Dalam kawasan pantai mirota pengelola menyediakan banana boat, cano, ban dan boat untuk tour ke pulau pulau terdekat. Harganya pun tak begitu mahal, berkisar Rp 20.000 per orang, namun untuk cano sekitar Rp 75.000 -Rp 100.000

Cano di Pantai Mirota


Untuk kantin juga tersedia di area pantai, dan tak jarang pedagang bermotor pun ada menjajakan dagangannya, seperti ice cream, bakso, sate dan lain lain.

Selain itu, pantai mirota menyediakan beberapa cottage untuk tamu yang ingin menginap, harganya tergantung besar kecilnya cottage dengan kisaran harga dari  Rp 400.00 - Rp 800.000


penginapan pantai mirota
penginapan pantai mirota


penginapanan pantai mirota
penginapan pantai mirota



Pantai mirota memiliki pasir putih dan air yang cukup bersih, sehingga setiap weekend pantai ini tak pernah sepi dari pengunjung.


Pantai Mirota


Selamat Berwisata dan tetap jaga kebersihan :) 

Pantai Mirota
Jalan Trans Barelang Jembatan 5
Contact Person :
Ardi : 0812 6750 709
Didik : 0822 8383 3500

 

Pantai 3 Putri Barelang
Bermain di Pantai Pasir Putih Tiga Putri Barelang

Jalan trans Barelang memiliki banyak pantai,maklum saja daerah ini memang dikelilingi oleh laut baik dari sisi barat maupun timur. Tak ayal setiap akhir pekan maupun libur panjang, kawasan barelang selalu dipadati oleh pengunjung.

Salah satu pantai yang di buka untuk umum adalah pantai Tiga Putri, dimana pantai ini terletak di pulau rempang atau lebih mudahnya masyarakat menyebutnya setelah jembatan 4 Barelang. Lokasinya bisa ditempuh sekitar 30 menit dari kota ( simpang tembesi ).

Untuk masuk kedalam lokasi pantai Tiga Putri, pengunjung wajib membayar uang tiket Rp 10.000/ orang sudah termasuk parkir, baik untuk kendaraan bermotor maupun mobil. Namun untuk menggunakan fasilitas toilet, pengunjung mesti membayar lagi dikarenakan memang pulau Rempang masih sulit untuk mendapatkan air bersih. 

Fasilitas lainnya yang sudah disediakan diarea pantai Tiga Putri adalah gazebo, disini juga pengunjung dikenakan biaya sekitar 50-100 ribu tergantung besar kecilnya gazebo yang disewa, namun jika ingin gratis pengunjung bisa membawa tikar sendiri dan duduk dibawah pohon. 

Pantai 3 Putri Barelang
Gazebo di Pantai Tiga Putri

Untuk kantin juga sudah tersedia disana, sehingga pengunjung yang tidak membawa bekal dari rumah jangan khawatir kelaparan, karena bisa jajan makan dan minum di area kantin yang sudah disediakan. 

Pasir putih yang luas membentang didepan sana, membuat ku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, semoga kebersihan pantai ini tetap terjaga dari tangan jahil ya. Saat aku mengunjungi pantai Tiga Putri suasana masih sepi, sehingga aku bisa menikmati suasana yang tenang dipantai. Apalagi deretan pohon kelapa menghiasi pesisir pantai, menambah cantik dan indahnya pantai Tiga Putri.

Pantai 3 Putri Barelang
Area Pantai Tiga Putri Barelang

Pantai 3 Putri Barelang
Deretan kantin yang ada di pantai Tiga Putri

Untuk aktifitas di pantai Tiga Putri, pengunjung bisa menyewa banana boat atau bermain wahana ATV, karena areanya sudah disediakan, untuk harganya aku gak tau, karena pada saat aku datang blum ada pengelola yang bisa aku tanya mengenai harga sewanya.

Pantai 3 Putri Barelang
Baleho Pantai Tiga Putri

Cara Menuju Pantai Tiga Putri.

Dikarenakan lokasi pantai yang sangat jauh dari jalan raya, disarankan untuk pengunjung datang menggunakan kendaraan pribadi,  karena belum ada ojek atau transportasi umum yang bisa mengantar pengunjung sampai ke pantai. 


PANTAI 3 PUTRI
Jalan Trans Barelang ( Pulang Rempang / Setelah jembatan 4)
Hp: + 62 812 7678 6066 / 818 028 777 52


 

Sepertinya kawasan Barelang merupakan kawasan yang memiliki pantai yang indah, jadi tak heran jika mulai banyak pengusaha yang membuka pantai dan memberikan kepercayaan kepada penduduk setempat untuk mengelolanya.

Pantai Reviola berada satu lokasi dengan pantai Tegar Bahari ( Tegar Putri ) dan Mutiara Kepri Beach , untuk menuju kesini membutuhkan waktu sekitar satu jam setengah baik menggunakan mobil maupun motor.  Jauh ? iya jika kamu bukan tipe orang yang senang menikmati perjalanan. Namun bagi yang senang menikmati setiap view yang dilewati,  waktu satu jam setengah bukanlah waktu yang lama karena pemandangan kiri kanan yang cukup indah membuat mata betah melihatnya.

Patokan untuk menuju Pantai Reviola adalah Menara tinggi yang berada disebelah kanan jalan, sementara jalan masuk lokasi pantai berada disebelah kiri jalan. Jadi mulailah berbelok kekiri dan mulai mengikuti jalan yang masih tanah merah ini. Perjalanan sekitar 5 menit saja kita akan sampai pada gerbang menuju pantai Reviola.  Dan disana juga kita akan membayar tiket masuk pantai sebesar Rp 10.000 /orang sudah termasuk parkir kendaraan baik roda dua maupun roda empat. 


Pantai Reviola
Pantai Reviola

Piknik Santai di Pantai Reviola

Pengelola sudah mempersiapkan area parkir yang cukup luas untuk pengendara mobil dan motor, dan ada yang berjaga disana juga, hal ini tentunya membuat area parkir menjadi lebih rapih.

Keluar dari mobil, angin dan cuaca panas mulai menyapa tubuh, mataku memandang  area disekelilingnya, ada beberapa gazebo yang disewakan lengkap dengan kursi santai plastiknya seharga  Rp 75.000 / hari. Namun karena kami membawa terpal dan bahan bahan makanan, kami memilih yang gratisan saja yakni duduk lesehan di bawah pohon.

Setelah membentangkan terpal dan meletakkan tas serta beberapa bekal yang dibawa, kami pun menikmati sarapan yang telah dibawa dari kota. Cuaca yang tadinya panas berubah mendung. Namun hal ini tidak membuat kami gundah, karena pantainya tetap indah diliat secara langsung.  Sesekali aku minta difoto karena menemukan spot foto yang bagus.


Pantai Reviola
Pengunjung Pantai Reviola

Perut mulai terisi, kamipun memasang hammock dan mendirikan tenda. Sebagian dari kami mencoba memasak ubi goreng, dan sebagian lagi memilih berenang, karena air laut mulai pasang dan airnya begitu bersih sehingga sayang untuk dilewatkan untuk tidak membasahkan badan.

Untuk melengkapi aktifitas pantai, pengelola menyiapkan wahana water sport berupa Banana Boat, tentunya bermain wahana Banana membuat liburan mantai mu makin seru, karena kamu akan diajak berkeliling laut.

Dipantai Reviola Juga Bisa Kamping

Untuk kamu yang berminat ingin kamping di area Pantai Reviola, peserta dikenakan biaya sebesar Rp 20.000/ orang.  Selama berada di area Pantai, pengelola menyediakan fasilitas toilet dan kamar mandi secara gratis dari jam 8 malam hingga jam 8 pagi. Karena diatas jam 8 Pagi setiap orang dikenakan biaya pemakaian toilet dan kamar mandi sebesar Rp 2.000-3000.  Dan Tentunya alat tenda atau hammock dibawa sendiri oleh peserta ya. Namun jika tamu ingin menyewa pondoknya maka ada tambahan biaya Rp 150.000/ pondok selama peserta berada disana.


Pantai Reviola
Pondok2 di Pantai Raviola 


Pantai Reviola juga menyediakan beberapa kantin namun kantin nya juga buka Cuma sampai jam 6 sore , sehingga memang lebih aman membawa bekal dari rumah untuk persediaan makanan.

Bagaimana Cara Menuju Pantai Reviola

Menuju pantai Reviola harus menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada transportasi umum yang melewati pantai tersebut, kalaupun ada hanya sampai di jalan raya trans barelang namun kamu harus melanjutkan jalan kaki sekitar 2 km lagi.

Pantai Reviola Pulau Galang Baru
Jalan Trans Barelang
No Hape : 0853 6499 9899


Cuaca hari ini begitu cerah dan akhirnya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah  yang berlokasi di jalan brigjen katamso tanjung uncang diresmikan juga  pada hari jum’at tanggal 20 September 2019. Saat peresmian ribuan jamaah memenuhi seluruh ruangan masjid. Antusias masyarakat begitu besar karena Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah ini merupakan masjid terbesar Se Sumatera. Dan pada saat peresmian turut hadir Ustad Abdul Somad dan walikota Batam Bapak Rudi. 


Pembangunan Masjid Sultan Mahmud  Riayat Syah dimulai sejak tahun 2017 dan siap di tahun 2019. Dibangun diatas lahan seluas 41.422meter persegi, Masjid Sultan memiliki luas  lahan sekitar 57.144 meter persegi, sehingga dapat menampung kapasitas 24ribu jamaah. Masjid Sultan Nampak seperti Masjid Nabawi karena dihiasi 8 unit payung membran dengan ketinggian 17 meter dan memiliki luas setiap payungnya adalah 25x25meter.


Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah


Masjid Sultan Mahmud  Riayat Syah memiliki  9 Qubah, dimana  qubah utama berjumlah 1 buah dengan ukuran 64x64meter, 4 qubah gantung dan 4 qubah berukuran kecil, yang menghiasi atap masjid, sehingga dari kejauhan tetap indah dipandang mata.


Ruang sholat utama didalam masjid berukuran 4.000 meter persegi, sehingga dapat menampung sebanyak 5000an jamaah. Jangan takut merasa panas, karena ruangan sholat memiliki plavon yang tinggi sekitar 37.98meter, sehingga udara begitu leluasa masuk dan  jamaah tetap terasa dingin.


Sultan Mahmud Riayat Syah II ( 1760-1812 ) merupakan Pejuang Melayu yang lahir di Lingga Riau. Didaulat menjadi raja sejak usianya 2 tahun, dan dibesarkan oleh pamannya yakni Daeng Kamboja dan Raja Haji Fisabilillah. Sultan Mahmud Riayat Syah dimakamkan di Daik Lingga. Beliau mendapatkan gelar pahlawan nasional dari Presiden Jokowidodo pada tanggal 9 November 2017 dan sekarang namanya di lekatkan sebagai nama masjid terbesar Se Sumatera. Yakni Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.


Membran Mesjid Sultan Mahmud Riayat Syah


“Sejak muda Sultan Mahmud Riayat Syah sudah ikut berperang melawan Belanda. Puncaknya pada tanggal 6 Januari 1784, ketika ia dan pasukannya berhasil mengalahkan Belanda. Perang ini dikenal juga dengan nama Perang Riau I,” ujarnya.

Perang Riau II terjadi pada tahun 1787. Saat itu pasukan Sultan Mahmud Riayat Syah bergabung dengan pejuang dari daerah lain. Ia secara rahasia meminta bantuan kepada Raja Tempasuk di Kalimantan yang memiliki pasukan laut yang kuat. Bantuan itu terdiri dari 90 kapal perang dengan kekuatan 7.000 prajurit. Maka, pasukan yang dipimpin oleh Sultan Mahmud Riayat Syah berhasil mengalahkan Belanda.


Sejak awal peresmian masjid hingga saat kini, lokasi masjid tidak pernah sepi pengunjung  baik yang datang ingin berfoto foto maupun untuk beribadah. Khusus untuk wisatawan asing pengelola masjid telah menyediakan beberapa jubah untuk dipakai selama berada diarea masjid. Hal ini bermaksud untuk menghormati tempat ibadah. Dan untuk wanita yang ingin beribadah juga sudah tersedia beberapa mukenah yang disediakan.


Ruangan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah


Cara menuju ke masjid juga tak sulit, karena berada di lokasi yang dilewati oleh transportasi umum, seperti angkot, bus damri dan juga minibus. Disekitaran masjid juga terdapat banyak aneka jajanan. Dimalam hari suasana area masjid semakin ramai karena pengunjung datang untuk beribadah dan setelah itu bersantai.


Nah bagi kamu yang sedang berlibur atau berwisata ke Batam, jangan lupa untuk mampir di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan tetap jaga kebersihan area masjid,serta patuhi prokes yang ada ya


Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Jalan Brigjen Katamso

Tanjung Uncang - Batam

Aku rasa tidak semua masyarakat Batam mengetahui nama nama jembatan yang menghubungkan antara Batam dengan pulau pulau ujung Galang. Mungkin kebanyakan orang termasuk Aku hanya menyebutnya dengan nama jembatan 1,2 sampai yang terakhir 6 didaerah Barelang.

Setelah sekian tahun tinggal di Batam, Aku baru tau bahwa 6 jembatan yang menghubungkan pulau satu dengan pulau yang lainnya memiliki nama disetiap jembatannya. Inipun setelah memperhatikan plang plang nama yang ada di depan jembatan.

Apa saja nama 6 jembatan yang ada di area trans barelang tersebut ?

1. Jembatan 1  / Jembatan Tengku Fisabilillah

Jembatan ini menjadi icon kota Batam, setiap hari jembatan Tengku Fisabilillah ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar, Banyak para pedagang yang wara wiri disekitar jembatan ini, bahkan para photographer pun selalu siap sedia menawarkan jasanya. Jembatan 1 merupakan penghubung Batam ke Pulau Tonton. Meski Virus Covid-19 telah melanda dunia, Jembatan Barelang tetap ramai dikunjungi karena memang memiliki daya tarik tersendiri.


Jembatan Tengku Fisabilillah
Jembatan Tenku Fisabilillah

2. Jembatan 2 / Jembatan Nara Singa

Setelah Jembatan 1 tentunya ada jembatan 2 yang sekarang juga menjadi tempat bersantai asik bagi para wisatawan, karena jembatan Tengku Fisabilillah sering ramai dikunjungi oleh wisatawan, maka sebagian masyarakat mulai beralih ke jembatan Nara Singa, untuk bersantai ditepian pagarnya, karena view laut tak kalah indah disini.  Jembatan Nara Singa ini penghubung Pulau Tonton menuju Pulau Nipah.


Jembatan Nara Singa
Jembatan Nara Singa

3. Jembatan 3 / Raja Ali Haji.

Jembatan Raja Ali Haji tak selebar jembatan 1 dan 2 , sehingga jarang sekali masyarakat yang bersantai disini. namun bagi para pemancing, jembatan Raja Ali Haji lokasi yang pas untuk melempar umpan kelaut baik dari siang hingga malam hari. Jembatan Raja Ali Haji menghubungkan Pulau Nipah ke Pulau Setokok.


Raja Ali Haji.
Jembatan Ali Haji

4. Jembatan 4 / Sultan Zainal Abidin.

Jembatan Sultan Zainal Abidin juga mulai dijadikan tempat bersantai oleh masyarakat Batam, karena view lautnya cukup indah, dan untuk para pemancing, lokasi jembatan 4 ini masih menjadi favorit untuk melempar umpan kelaut. Jembatan Sultan Zainal Abidin menghubungkan Pulau Setokok ke Pulau Rempang. 


Sultan Zainal Abidin.
Jembatan Sultan Zainal Abidin

5. Jembatan 5 / Tuanku Tambusai.

Jembatan Tuangku Tambusai ukurannya cukup lebar, dan view laut disini begitu bagus sehingga jembatan ini sering dijadikan tempat beristirahat oleh wisatawan untuk melepas penat karena perjalanan jauh. Jembatan Tuangku Tambusai menghubungkan Pulau Rempang ke Pulau Galang.


Tuangku Tambusai.
Jembatan Tuanku Tambusai

6. Jembatan 6 / Raja Kecik

Jembatan Raja kecik merupakan jembatan terakhir yang menghubungkan Pulau Galang ke Pulau Galang Baru. sepanjang perjalanan menuju jembatan Raja Kecik kita akan disuguhi pemandangan bukit dan laut yang cukup indah dan memanjakan mata.



Raja Kecik
Jembatan Raja Kecik

Nah itu dia nama nama jembatan yang menghubungkan Batam dengan Pulau Pulau di sekitarnya. Masyarakat sendiri lebih nyaman menyebut kawasan ini dengan sebutan BARELANG yang berarti Batam Rempang Galang. 


Meski ada Transportasi Damri, namun tetap saja lebih cepat menggunakan kendaraan pribadi untuk menikmati wilayah Barelang, karena transportasi disini sangat terbatas baik jumlah armada dan waktunya.


Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan kita semua.

Beranda

Cari Blog Ini


  • HOME
  • CONTACT ME
  • ABOUT ME

Mengenai Saya

Rara
Lihat profil lengkapku

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • 6 Nama Jembatan Yang Ada di Barelang Wajib Kamu Ketahui, Apa Saja ?
  • Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Tanjunguncang Batam

Advertisement

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2025 (3)
    • ▼  Oktober (3)
      • Pantai Melayu Barelang Batam Yang Semakin Jadi Pil...
      • Jalan Jalan Ke Pulau Mubut Barelang Batam
      • Wisata Pantai Mirota Jembatan Lima Barelang Batam
  • ►  2023 (2)
    • ►  Juli (2)
  • ►  2021 (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)

Popular Posts

Oddthemes

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates